DAMPAK LINGKUNGAN EKSTERNAL PERUSAHAAN
Lingkungan perusahaan adalah keseluruhan faktor-faktor internal maupun eksternal yang baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi berkembangnya suatu perusahaan.
Lingkungan perusahaan dibagi 2 yaitu :
1)
Faktor internal
Yaitu faktor
yang secara langsung berpengaruh terhadap suatu perusahaan dan dapat dikendalikan
oleh lingkungan internal perusahaan.
Contoh:
manajer, pemegang saham, dan pemilik modal (investor)
2)
Faktor
eksternal
Yaitu faktor
yang secara tidak langsung mempengaruhi suatu perusahaan dan diketahui terlebih
dahulu oleh manajer, disamping itu juga akan mempengaruhi manajer di dalam
pengambilan keputusan yang akan dibuat.
Para manajer seharusnya tidak hanya memusatkan perhatiannya pada
lingkungan internal organisasi, tetapi juga menyadari pentingnya pengaruh
lingkungan eksternal terhadap organisasi yang dikelolanya. Manajer harus
mempertimbangkan unsur-unsur dan kekuatan-kekuatan lingkungan eksternal dalam
setiap kegiatannya. Manajer harus mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi,
mendiagnosa dan bereaksi terhadap kekuatan-kekuatan lingkungan, baik berupa
kesempatan-kesempatan, risiko-risiko, maupun ancaman-ancaman, yang mempunyai pengaruh
pada operasi organisasi (perusahaan).
§ Lingkungan eksternal mempunyai unsur-unsur :
1.
Lingkungan
khusus atau eksternal mikro
Tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen-komponen yang secara normal memiliki dampak yang relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasional perusahaan.
a.
Para pesaing (competitors)
Lingkungan persaingan perusahaan tercermin dari tipe, jumlah dan
norma-norma perilaku organisasi-organisasi pesaing. Dengan pemahaman akan
lingkungan persaingan yang dihadapi, organisasi dapat mengetahui posisi
persaingannya, sehingga lebih mampu mengoptimalkan operasi-operasinya. Pemahaman
arena, sifat persaingan (competitors), serta kekuatan (strengths)
dan kelemahan (weaknesses) para pesaing, memungkinkan perusahaan dapat
mempergunakan kekuatan bersaingnya lebih efektif dan efisien.
b.
Pemasok atau penyedia
(suppliers)
Setiap organisasi sangat tergantung pada sumber-sumber dari
sumberdaya-sumberdayanya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, bahan pembantu,
pelayanan, energi dan peralatan, yang digunakan untuk berproduksi.
c.
Pelanggan (customers)
Strategi, kebijakan dan taktik-taktik pemasaran perusahaan sangat
tergantung situasi pasar dan pelanggan. Biasanya manajer pemasaran menganalisa
profil pelanggan sekarang dan potensial serta kondisi pasar dan mengarahkan
kegiatan-kegiatan pemasaran perusahaan berdasarkan hasil analisa tersebut.
d.
Lembaga-lembaga
keuangan (financial intitutions)
Organisasi tergantung pada bermacam-macam lembaga keuangan, seperti
perbankan, perusahaan asuransi, termasuk pasar modal, untuk menjaga dan
memperluas kegiatan-kegiatannya, jangka pendek untuk membiayai opearasionalnya,
jangka panjang untuk membangun fasilitas baru
dan membeli peralatan baru (investasi).
e.
Pasar tenaga
kerja (labour supply)
Organisasi memerlukan sejumlah karyawan (personalia) dengan
bermacam-macam ketrampilan, kemampuan dan pengalaman, sehingga perlu
menggunakan banyak saluran untuk menarik dan mendapatkan karyawan-karyawan
tersebut.
Ada tiga faktor yang paling berpengaruh terhadap pemenuhan
kebutuhan karyawan perusahaan, yaitu ;
−
Reputasi perusahaan
di mata angkatan kerja.
−
Tingkat
pertumbuhan angkatan kerja.
−
Tersedianya
tenaga kerja sesuai kebutuhan.
f.
Perwakilan-perwakilan
pemerintah (government councils)
Hubungan organisasi dengan perwakilan-perwakilan pemerintah berkembang semakin kompleks. Mereka biasanya menetapkan peraturan-peraturan yang harus dipatuhi organisasi dalam operasinya, prosedur prosedur perijinan, dan pembatasan-pembatasan lainnya untuk melindungi masyarakat.
2.
Lingkungan umum
atau eksternal makro
a.
Perkembangan
teknologi
Di
dalam setiap masyarakat atau industri, tingkat kemajuan teknologi memainkan
peranan berarti pada penentuan produk dan jasa yang akan diproduksi, peralatan
yang akan digunakan, dan cara bermacam-macam operasi akan dikelola. Inovasi
teknologi dapat juga menimbulkan persaingan baru dalam industri-industri yang
berbeda
Contohnya
pengembangan produksi jam digital elektronik telah menimbulkan persaingan baru
bagi perusahaan-perusahan jam mekanik tradisional, kemajuan industri mesin foto
kopi menimbulkan kesukaran-kesukaran bagi perusahaan kertas karbon.
b.
Ekonomi
Para
manajer akan selalu terlibat dengan masalah-masalah biaya dan sumber daya organisasi
yang selalu berubah-ubah karena pengaruh faktor-faktor ekonomi seperti kecenderungan
inflasi dan deflasi harga barang-barang dan jasa-jasa, kebijakan moneter
dan kebijakan fiskal.
c.
Lingkungan
sosial budaya
Pedoman
hidup yang menentukan bagaimana hampir serluruh organisasi dan manajer akan
beroperasi. Lingkungan ini mencakup agama dan kepercayaan, nilai-nilai,
sikap, pandangan dan pola kehidupan yang dibentuk oleh tradisi,
pendidikan, kelompok ethnis, ekologi, demografis,geografis.
d.
Politik dan
Hukum
Dalam
suatu periode tertentu akan menentukan operasi perusahaan. Manajer tidak
mungkin mengabaikan iklim politik, peraturan-peraturan pemerintah maupun
konsekuensi-konsekuensi atau dampaknya terhadap pemerintah dalam pembuatan
keputusan.
Contohnya seperti kebijakan-kebijakan pemerintah dalam bidang perdagangan, undang-undang perpajakan, upah minimum, undang-undang perlindungan konsumen, pemasok dan pesaing.
3.
Dimensi
Internasional
Dimensi
internasional dari lingkungan global, mencakup penilaian setiap pasar
non-domestik menggunakan faktor-faktor sama dengan yang digunakan untuk menilai
pasar domestik. Meskipun tingkat kepentingan faktor tersebut berbeda,
sekelompok kepentingan yang sama dapat digunakan untuk setiap negara. Misalnya,
selama beberapa tahun belakangan ini, konflik di Timur Tengah telah menyebabkan
strategi bisnis kolaboratif antarperusahaan dari negara yang saling
bertentangan sangat sulit diterapkan.
Komponen
internasional dalam lingkungan eksternal juga menyajikan kesempatan-kesempatan
dan tantangan-tantangan, serta mempunyai potensi menjadi faktor yang
berpengaruh pada operasi perusahaan. Kekuatan-kekuatan internasional ini
berpengaruh melalui perkembangan politik dunia, ketergantungan ekonomi,
penularan nilai-nilai dan sikap hidup, serta transfer teknologi.
A. Dampak Lingkungan Eksternal bagi Perusahaan
1.
Usaha mempengaruhi
lingkungan eksternal mikro
Manajer harus
memusatkan usaha-usahanya pada aspek-aspek kunci lingkungan bagi tujuan
organisasi melalui pemusatan pada variable-variabel kunci, manajer dapat
mencapai sasarannya untuk mempengaruhi lingkungan, misalnya mempengaruhi
lingkungan mikro, yaitu pelanggan melalui iklan.
2.
Peramalan (forecasting)
dan lingkungan eksternal makro
Kelangsungan operasi perusahaan sering sangat tergantung pada
antisipasi dan adaptasi terhadap perkembangan lingkungan eksternal makro. Kecenderungan
perkembangan lingkungan ini hendaknya dimonitor secara terus menerus, agar
manajer mampu mengembangkan kedudukan yang kuat dalam menghadapi lingkungan
tersebut.
Penggunaan teknik-teknik peramalan, seperti analisa statistik,
model-model ekonometrika, simulasi memungkinkan manajer dapat mengantisipasi
perubahan-perubahan dalam peraturan-peraturan pemerintah, sikap masyarakat,
biaya-biaya pengadaan bahan, tersedianya bahan mentah, kegiatan-kegiatan
pesaing, dan lain-lain sehingga dapat mempersiapkan sejumlah kegiatan-kegiatan
di waktu yang akan datang.
3.
Perencanaan,
perancangan organisasi dan lingkungan
Cara paling penting bagi manajer untuk menyesuaikan dengan
lingkungan eksternal adalah melalui pengembangan dan implementasi
rencana-rencana bagi organisasinya. Rencana-rencana mewujudkan konsep dasar
organisasi dan strategi-strategi akan mengikutinya untuk mencapai tujuan. Suatu
tipe khusus penyesuaian manajerial terhadap lingkungan, mencakup
perubahan-perubahan dalam struktur formal organisasi, aliran kerja, pola
wewenang, hubungan-hubungan pelaporan diantara manajer dan sebagainya. Bentuk
penyesuaian ini sering disebut perancangan organisasi (organizational
design).
Kesimpulan
Dalam prosesnya, lingkungan suatu perusahaan mempengaruhi kegiatan
perusahaan tersebut baik lingkungan internal maupun lingkungan eksternal. Lingkungan
internal memang langsung mempengaruhi perusahaan tersebut, akan tetapi para
manajer juga harus mempertimbangan unsur-unsur dan kekuatan-kekuatan lingkungan
eksternal dalam setiap kegiatannya. Diantaranya dengan melakukan analisis
lingkungan eksternal untuk mengetahui peluang, mengantisipasi ancaman dan
menyesuaikan dengan perubahan lingkungan eksternal yang akan terjadi.


Komentar
Posting Komentar